Bismillah.....dipenghujung pertemuan Kelas BM28 , moderator cantik nan hebat Ibu Gina Dwi Septiani, S. Pd., M. Pd. memulai kelasnya dengan kalimat:
"Kita tidak belajar dari pengalaman… kita belajar dari merefleksikan pengalaman." - John Dewey
Pernahkan sahabat literasi menggunakan blog sebagai Media Dokumentasi Refleksi Diri Siswa?
Mungkin ada yang sudah, mungkin juga belum.
Mungkin ada yang sudah, mungkin juga belum.
Blog sebagai Media publikasi dibilang cukup efektif karena tidak memerlukan biaya yang mahal.
Hari ini kita akan mengetahui bagaimana memanfaatkan Blog sebagai Media Dokumentasi Refleksi Diri Siswa bersama Mr. Bams😇
Hari ini kita akan mengetahui bagaimana memanfaatkan Blog sebagai Media Dokumentasi Refleksi Diri Siswa bersama Mr. Bams😇
Berikut profil narasumber Bapak Bambang Purwanto, S. Kom., Gr.
Blog atau web yang Mr. Bams kelola adalah http://penamrbams.id/
Inilah penampakan webblog yang Mr. Bams kelola, alhamdulillah sudah mendapatkan google adsense, walau belum bisa dicairkan karena belum memenuhi ketentuan yang berlaku. Batasnya adalah Rp. 1.300.000, sudah dua tahun belum sampai juga.
Menurut Mr. Bams,beliau punya web ini salah satu cara :
- Menunjukkan identitas digital (nasionalisme) dengan DOT ID (Indonesia)
- Menunjukkan sebagai guru yang beradaptasi dengan era digital
- Dibiayai oleh sertifikasi, sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada negara bahwa dana digunakan untuk mendukung kegiatan penujang guru.
- Tempat menyimpan atau menyalurkan hobi menulis apa pun.
Beliau mengenalkan tampilan ini di web, sebagai gerbang bagi murid yang belajar bersama Mr. Bams di SMP Taruna Bakti Bandung (terletak di Jl LLRE Martadinata No 52 Bandung) belakang Gedung Sate.
https://youtu.be/TCa-oEJtibs ini tayangan tempat beliau berbakti untuk negeri ini.
https://penamrbams.id/pembelajaran-informatika-semester-genap-ta-2022-2023/3. Siswa mengisi sesuai hari yang ditentukan pada link, dan tugas yang sudah diberikan.
https://penamrbams.id/informatika-kelas-7a-smp-taruna-bakti-2022-2023/
Cara Mengaplikan Refleksi Diri.
Sebagai guru refleksi diri yang dituliskan oleh murid sangatlah penting.
1. Murid setiap mengakhiri pembelajaran (5-10 menit) mengisi form yang sudah dibuatkan,
2. Pertanyaan yang harus dijawab murid adalah :
Tuliskan dalam bentuk paragrap. Apa yang dipelajari hari ini? Silahkan dijelaskan. Materi apa yang masih menjadi kesulitan bagi kalian (harus dijelaskan kembali)? Bagaimana perasaan kamu saat belajar bersama Mr. Bams? Adakah masukan untuk Mr. saat pembelajaran hari ini? Kalau ada jelaskan. Mohon jelaskan dengan kalimat lengkap tidak dalam bentuk jawaban sebuah pertanyaan. Contoh : Hari ini saya ulangan bab 1. Sebelum ulangan Mr. Bams menjelaskan tujuan ulangan tidak hanya mendapatkan nilai, akan tetapi melatih kejujuran dan kepercayaan diri. Hari ini perasaan saya sangat senang belajar Mr. Bams karena sebelum dan selama ulangan berjalan dengan lancar. Masukannya kalau bisa ulangannya tidak esai semua.
3. Data akan masuk ke google spreadsheet:
5. Setelah diurutkan maka di copy kemudian di paste ke excel untuk diolah.
6. Di excel pun setelah dicopy kemudian diurutkan kembali.
7. Nah hasilnya seperti diatas. Ada saja murid yang lupa tidak mengisi. Setelah diurutkan maka akan ketahuan murid absen berapa yang tidak mengisi.
(Setiap mengisi Mr. Bams berikan 10 poin, setiap minggunya beliau akumulasikan)
8. Setelah diurutukan, lanjutkan untuk copy ke blog, hanya memang kalau langsung dari excel hasilnya kurang rapih. Maka copy dulu ke word.
9. Setelah dari word baru ke website.
Maka hasilnya seperti gambar dibawah ini👇
https://penamrbams.id/refleksi-diri-kelas-7a-semester-genap-smp-taruna-bakti-2022-2023/
bisa dilhat disini 👆
bisa dilhat disini 👆
Ini salah satu tulisan murid yang memberikan refleksi dirinya :
Pada hari ini, kita mempelajari materi tentang Pengertian Masyarakat Digital pada halaman 142-143 dan setelahnya kita menonton sebuah video tentang Cloud Storage di Youtube dan juga mengirim link video-nya di kolom komentar di Pena Mr. Bams. Hari ini pula saya merasa senang karena semuanya lancar tidak ada suatu kendala, hari ini tidak ada masukan dari saya dan semoga hari-hari kita semua dilancarkan oleh Tuhan Yang Maha Esa.
✧・゚Terimakasih・゚✧ ฅ^•ﻌ•^ฅ
Kalau kita membaca tulisan murid ini ada beberapa hal yang bisa kita ketahui dari hasil tulisan ini :
1. Materi yang dipejari
2. Aktivitas yang dilakukan apa saja
3. Persaan yang dirasakan oleh murid
4. Karater yang spiritual untuk mengingat Tuhan YME.
Hal yang tanpa disadari oleh murid : mereka sedang dilatih menulis, mempraktikan kemampuan penguasaan materi Bahasa Indonesia
Bagi guru banyak manfaatnya
Dampak dari pemanfaatan blog/web untuk pembelajaran, salah satunya mengisi refleksi diri, maka jejak digital kita akan semakin banyak. Inilah hasil dari tahun ke tahun.
Ajaklah murid kita menulis, hubungkan dengan mata pelajaran yang kita ampu. Manfaatkan blog untuk media pembelajaran juga
"Jika kamu ingin mengenal dunia, membacalah. Jika kamu ingin dikenal dunia, menulislah." (Armin Martajasa)
Sesi Pertanyaan
T 1. Blog sebagai media yg ideal dan efektif untuk mendokumentasikan refleksi diri siswa. Mengapa demikian dan manfaat apa secara lebih lanjut yg bisa kita dapatkan dari blog?
J. Manfaat yang saya rasakan :
- Sebagai guru kita bisa menujukkan kepada siswa, bahwa guru memanfaatkan teknologi dalam pembelajar, semoga menjadi motivasi kepada siswa
- Murid bisa memanfaatkan media ini sebagai jejak digitalnya
- Murid yang tidak masuk, saat melihat dan membaca refleksi diri yang ditulis temannya merasa dapat informasi banyak
- Manfaat lebih lanjut adalah belajar konsisten dengan apa yang biasa dikelola.
T 2. Bagaimana cara pemberian poin/skornya? maksimal nilai siswa berapa?
J. Setiap mengisi siswa diberikan poin 10. Skor yang dicantumkan di minggu depan sudah diakumulasi dengan minggu ini. Misalnya ABCDE pertemuaan ke 1 mengisi refleksi diri, maka saya akan memberikan point 10. Kemudian di pertemuan ke 2 mengisi kembali maka poin yang akan dicantumkan di tabelnya adalah 20.
Nah, dari sini nanti kita sebagai guru bisa melihat kemampuan anak dengan berbagai sudut pandang ":
1. Siswa yang konsisten menulis
2. Siswa yang kadang menulis kadang tidak
3. Siswa yang menulis seadaanya.
Poin refleksi diri bisa saya gunakan untuk remedial, bila ada nilai yang kurang-kurang dikit, poin refleksi diri bisa membantu tambahan kekurangan nilai.
Contoh : Nilai di raport yang diharapkan adalah 80, siswa ini nilainya 79. Seharusnya remedial, tapi karena poin refleksinya tinggi maka siswa tersebut tidak usah melakukan remedial.
T 3. Bagaimana jika refleksi diri diterapkan kepada siswa SD kelas 3, yang setiap harinya tidak membawa HP?
J. Sesungguhnya lakukanlah refleksi dengan pertimbangan sebagai berikut :
1. Tidak memberatkan siswa dan guru
2. Perhatikan kondisi siswa dan sarana pendukung
3. Lakukan oleh guru dengan riang gembira
Usul saya karena kelas 3,
1. Siapkan kertas kecil ukuran 5 cm x 5 cm (boleh kelas warna-warni)
2. Siswa menuliskannya di kertas tersebut
3. Setelah itu ibu siapkan kertas HVS kosong, tempelkan kertas kecil tersebut di HVS tersebut. Dipisah nanti per pertemuan atau mau disalin, diketik ulang bila waktu senggang disimpan di blog juga ok. Bisa juga tulisannya difoto simpan di google slide.
T 4. Selama bapak menggunakan Blog untuk pembelajaran tersebut,apakah ada hambatan ? biasanya hambatannya apa? dan solusi dari hambatan tersebut?
J. Hambatannya harus berani melawan malas atau sibuk, karena mengelola Refleksi Diri saya meraskan harus telaten. Bagi yang terbiasa mungkin akan menjadi beban. Di SMP Taruna Bakti pun yang mendokementasikan refleksi diri hanya saya saja dan atas inisiatif sendiri (inovasi).
Solusinya biasanya saya mendokumentasinya selalu nyicil, setiap akhir pembelajaran atau di jam kosong saya lengkapi website untuk kebutuhan pembelajaran.
Web penamrbams.id pun tidak hanya buat pembelajaran tetapi juga ada :
1. Karyatulisan
2. Koleksi
3. Games
Jadi intinya lakukan apa yang kita bisa, lakukan apa yang kita mau.
T 5. Bagaimana solusi jika ada siswa yg mengisi refleksi diri dengan kalimat, 'Tidak Ada" alias tidak ada refleksi yg disampaikan oleh murid tsb.
Mr.Bams, saya tertarik membaca CV bapak bahwa Bapak berpengalaman sebagap pendongeng. Apakah berdongeng bisa diterapkan saat mengajar mapel TIK?
J. Kalau ada siswa yang tidak menulis, maka saat merekap saya memang menuliskan sendiri Minggu ini tidak menulis. Bila tidak menulis maka siswa tidak akan mendapatkan poin 10/refleksi diri. Kalau sudah tidak menulis beberapa kali, saya biasanya ajak ngobrol, apakah ada kendala ? atau hal yang lainnya.
Ya, saya suka juga mendongeng, atau menirukan suara seperti Pa Mario Teguh yang saya biasa dijadikan karakter baru dengan nama Maryo Teduh (Mari Ayo Tenang Dalam Urusan Hidup).
Alhamdulillah semakin banyak ilmu yang kita peroleh, semoga mampu mengaplikasikannya.
Terima kasih atas ilmunya Mr. Brams dan Bu Gina yang telah memandu kelas hingga selesai. Baarakallahu fiikunn









Tidak ada komentar:
Posting Komentar