Selasa, 31 Januari 2023

MENGATASI WRITER'S BLOK

 

 Senin 23 Januari 2023, 19.00 WIB pertemuan ke 7 malam hari ini ada dua orang guru hebat Indonesia yang akan tampil membersamai kita, yaitu 
 ibu Raliyanti, S. Sos., M.Pd.  sebagai moderator dan ibu Ditta Widya Utami, S. Pd. Gr. menjadi narasumber. 

Sebelum kelas dimulai tepatnya pukul 18.53 WIB,  Om Dr.Jay  menghimbau peserta untuk menyiapkan resumenya dengan baik agar kelak bisa menjadi buku yang bermutu. Dari kumpulan tulisan di blog akan menjelma menjadi buku yang enak dibaca. Jika mengalami kesulitan, bisa  minta bantuan mentor dari tim solid Omjay. Insya Allah mereka akan dengan senang hati membantu semua peserta KBMN 28. 

Om Dr.jay berharap banyak peserta yang lulus di gelombang 28 ini karena mereka fokus dan membaca dengan seksama informasi yang ada dalam wa group ini.
Tak ada penulis yang malas membaca
. Ingatlah selalu mantra ajaib Omjay. Membaca lah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi.
Om Dr. Jay masih melanjutkan wejangannya. "Banyak membaca akan membuat anda keliling dunia. Banyak ilmu dan pengetahuan anda dapatkan. Banyak pengalaman orang lain bisa anda tiru dan kemudian anda amalkan dalam kehidupan sehari-hari.
 Tepat pukul 19.00 wib kita akan mulai materinya. Perhatikan dengan seksama informasi yang disampaikan oleh narasumber. Insya Allah resume malam ini akan terus bertambah dan kami akan dengan senang hati membacanya. Jangan sedih ketika blog anda sepi dari komentar. Anda bisa japri Omjay dan tim solid untuk membaca dan memberikan komentar. Selamat belajar menulis di pertemuan ketujuh. Demikian nasehat dan support Om Dr. Jay.

Tepat pukul 19.00 WIB moderator cantik Ibu Raliyanti mulai mengetik menyapa peserta . Kubaca tulisannya: Alhamdulillah... hari ini kita memasuki pertemuan ke-7. Semoga semuanya masih tetap semangat utk belajar. Aamiin.
Mari siapkan segala sesuatunya.. hape atau laptop, charger.. cemilan, minuman.. supaya bisa belajar dengan tenang dan santai...  πŸ˜‡
 Masih terasa euforia pertemuan sebelumnya. Tantangan menulis dr prof Eko yang menggoda. Semoga buku bisa terwujud nyata. Tanpa ada Writer's Block yang melanda
Semoga kita semua selalu dalam keadaan sehat wal'afiat, diberikan kemudahan dan dilancarkan urusan kita agar bisa menginspirasi dengan berbagi ilmu yang bermanfaat.. Aamiin.
Marilah kita buka kegiatan malam ini dengan sejenak menundukkan kepala, bermunajat... agar ilmu yang didapat malam hari ini bermanfaat dan berkah utk kita semua.
Adapun agenda kegiatan malam ini:
1. Pembukaan
2. Paparan Materi
3. Tanya Jawab
4. Penutup
 Dilanjutkan dengan perkenalan  dan sharing pengalaman sang moderator, Bapak ibu peserta KBMN Gel 28 yg berbahagia. Perkenalkan saya Raliyanti, salah satu dari Tim Solid Omjay yg biasa disapa Rali.
Saya, sama seperti bapak ibu. Dulunya juga peserta Kelas Menulis di gelombang 20 bersama Pak Dail dan bu Helwiyah. Alhamdulillah... dengan rutin mengikuti kegiatan, mensupport diri untuk terus menyelesaikan resume on time, saling blog walking memberi semangat (sejatinya saya menyemangati diri saya sendiri) kemudian akhirnya... saya pun dinyatakan lulus krn jumlah  resumenya sesuai kategori dan saya juga berhasil memiliki buku karya sendiri. 😍
 Buku pertama sang moderator berjudul "Wujudkan Mimpi Terbitkan Buku" kemudian di tahun berikutnya lahir buku solo yg kedua dengan judul "Guru di Era Digital". Selain itu, ada 17 judul buku antologi yg beliau miliki baik fiksi mau pun nonfiksi.

Semua ini terwujud karena saya punya mimpi, termotivasi karena komunitas ini dan mendapat support serta ilmu dari narasumber hebat yang ikhlas berbagi tanpa pamrih. Masyaallah.. πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•
Sang moderator berharap,Semoga peserta yang belum punya buku nanti dapat segera menyusul, bisa punya buku karya sendiri. 
 Terus berkarya dan jangan berhenti begitu saja.
Itulah sharing dari moderator malam ini. 
Malam ini beliau bertugas menjadi moderator untuk mendampingi seorang ibu muda yang geulis, smart, baik hati dan tidak sombong. Seorang guru dengan prestasi-prestasinya yang luar biasa. Silakan dilihat dulu profil narsum kita malam ini di sini:

https://dittawidyautami.blogspot.com/p/profil.html?m=1

 Ditta Widya Utami, S.Pd.Gr. adalah salah satu guru IPA di SMPN 1 Cipeundeuy, Subang, Jawa Barat. Menikah dengan Muhammad Kholil, S.Pd.I. dan telah dikaruniai seorang anak laki-laki bernama Muhammad Fatih Musyfiq. Selain aktif di MGMP, anak kedua dari pasangan Dastewi, S.Pd. dan Tia Makmur Setiana, S.Pd. ini juga aktif di bidang literasi. 

Riwayat pendidikan :
    SDN Cipeundeuy Subang (1996-2002)
    SMPN 1 Cipeundeuy Subang (2002-2005)
    SMAN 1 Purwakarta (2005-2008)
    Pendidikan Kimia UPI (2008-2012)

    PPG Daljab A3 UNM (2020)

Karya tunggal :

1.    Precious (2017-2019), a novel 12 chapter - tersedia di Wattpad (klik di sini)

2.    Mengapa Tak Kau Tanyakan Saja (2019), a short story 10 chapter - tersedia di Wattpad (klik di sini)

3.    Djogja Backpacker (2019), a short story 5 chapter - tersedia di Storial (klik di sini)

4.    Buku "Lelaki di Ladang Tebu" (2020), kumpulan cerpen pendidikan (silahkan cek Instagram @dittawidyautami untuk melihat testimoninya)

5.    Buku "Membongkar Rahasia Menulis" (2021), kumpulan tulisan selama mengikuti lomba blog PGRI bulan Februari

6.    Buku "Sepenggal Kisah Corona : Memoar Perjalanan Hidup Selama Satu Tahun Pandemi" (2021)

Buku karya bersama :

  1. Jejak Langkah Guru Subang (2019) - kumpulan best practice, MGMP IPA Subang
  2. Guru di Ladang Ilmu (2019) - kumpulan cerpen karya guru, Komunitas Pengajar Penulis Jawa Barat (KPPJB)
  3. Sepenggal Kisah di Ruang Cipta Pentigraf (2020) - KPPJB
  4. Dari Mata Air Hingga Muara (2020) - Literasi Subang Bihari dan Berwibawa (Lisangbihwa)
  5. Pelangi Jiwa (2020) - kumpulan kisah inspiratif, KPPJB
  6. Pena Digital Guru Milenial (2020) - kisah para guru blogger, PGRI
  7. Menyongsong Era Baru Pendidikan (2020) - bersama Prof. Eko Indrajit
  8. Pola Pembelajaran yang Efektif dari Rumah (2020) - Hasil Lomba Blog Hardiknas (PGRI) 
  9. Sumbu Saihu Lisangbihwa (Jan 2021) - antologi puisi Saihu, Saihula, Saihudan bersama Lisangbihwa
  10. Dendang Asa Dalam Untaian Kata (Jan 2021) - antologi pentigraf bersama KPPJB Regional Subang
  11. Meniti Asa : Kumpulan Kisah Awal Menjadi Guru (Feb 2021) - KPPJB
  12. Kelas Bertembok Pelangi (Agustus 2021) - FIMNesia
  13. Aku Bangga Jadi Anak Muslim - Jendela Puspita

             Prestasi/Penghargaan yang pernah diraih :

  • Peraih Parasamya Susastra Nugraha (100 Guru Penulis Jawa Barat) - 2020
  • Peraih Parasamya Suratma Nugraha (Penggerak literasi) - 2020
  • Penghargaan dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kab. Subang sebagai donatur buku - 2020
  • Penghargaan Bupati Subang (2020) diusulkan Disdikbud Kab. Subang, diberikan saat HUT PGRI dan Korpri
  • Penghargaan Bupati Subang (2021) diusulkan Disarpus Kab. Subang, disampaikan saat HUT Subang ke-73
  • Penghargaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang (2021) untuk guru berprestasi disampaikan saat Hardiknas
  • Penghargaan Bupati Subang (2022)

Komunitas yang diikuti :

·         MGMP IPA (Pengurus di Komisariat Kalijati, Subang)

·         Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI)

·         Komunitas Pengajar Penulis Jawa Barat (KPPJB)

·         Literasi Subang Bihari dan Berwibawa (Lisangbihwa)

·         Cakrawala Blogger Guru Nasional (Lagerunal)

Pengalaman/Aktivitas :

  • Pengajar Praktik Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 3 dan 6
  • Pemateri tentang Pemanfaatan Akun Belajar.id dan PMM di IHT SMPN 1 Cipeundeuy (2022)
  • Narasumber Pelatihan Belajar Menulis melalui WA Grup (PGRI)
  • Narasumber Belajar Bicara (Webinar APKS PGRI) 
  • Narasumber GEMA #3 AGUPENA (November, 2022)
  • Narasumber di Kelas Pelatihan Kreatif Menulis Agupena Pusat (September, 2021)
  • Narasumber di Kelas Menulis Buku Inspirasi, Agupena NTT (September, 2021)
  • Narasumber di Kelas Penulis Surabaya (Juli, 2021)
  • Narasumber Menulis Bersama Pak Naff, Sumatera (Mei, 2021)
  • Membimbing siswa menulis cerpen selama 20 hari hingga lulus ODOP Challenge Lisangbihwa (April, 2021)
  • Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Cipeundeuy, Subang pada Pemilu 2019
  • Membimbing siswa hingga meraih Juara 1 LKTI tingkat kabupaten yang diadakan oleh Dinas Sosial Kab. Subang tentang HIV/AIDS (Nov, 2018)

Mari berteman dengan penulis :

Email : dittawidyautami@gmail.com
Blog :
Blogspot (dittawidyautami.blogspot.com) 
Kompasiana (https://www.kompasiana.com/ditta13718)
Edublogs (https://jendelaipa.edublogs.org)
YouTube : ditta widya utami
Instagram/Twitter : @dittawidyautami
LinkedIn : Ditta Widya Utami


Beliau adalah bu Ditta Widya Utami, S.Pd., Gr., Seorang guru berprestasi dan sangat menginspirasi, 
yang  sudah siap menyapa dan memberikan materi malam ini yang bertema "Mengatasi Writer's Block"

Narasumber cantik dan hebat Ibu Ditta Widya Utami memperkenalkan diri, menuliskan di WAG bahwa beliau juga alumni kelas menulis yg kini bernama KBMN. Tepatnya alumni Gelombang Ke-7. (Hasil didikan Om Dr. Jay hebat-hebat ya. pen.)

Beliau menulis,memulai ceritanya, Siapa pun yang ingin menjadi penulis andal, maka harus siap dengan prosesnya.Tak bisa instan tentu. Diperlukan jam terbang yang cukup banyak agar bisa menjadi seperti Omjay, Bunda Kanjeng, Pak Dail, Bunda Aam, Bu Rali, Mr. Bams, Prof. Eko, dan lainnya yang tak bisa saya sebut satu per satu. Beliau sudah senang membaca buku-buku cerita sejak kecil (sebelum SD). Senang menulis sejak di sekolah dasar (dalam buku diary). Lalu ... saat SMP, sering mengirim tulisan ke mading sekolah dan pernah menulis cerita di buku tulis yang dibaca bergiliran oleh teman-teman. Atas arahan guru Bahasa Inggris saya saat itu, saya juga menulis diary dalam bahasa Inggris. Ketika SMA, saya masih tetap menulis diary. Beberapa teman dekat yang membaca diary saya sempat berkomentar bahwa tulisan saya sudah seperti novel πŸ˜…

Namanya anak remaja, banyak emosi yang dituangkan dalam catatan Ditta remaja. Namun belakangan, saya tahu bahwa menulis apa pun yang kita rasakan bisa menjadi self healing yang baik.

Bahkan saat ini, beberapa psikolog ada yang menyarankan kepada para pasiennya untuk menulis sebagai salah satu cara mengatasi depresi dsb.

 Rupanya kebiasaan menulis tersebut memberi banyak manfaat. Misalnya ketika kuliah, beliau pernah membuat buku Petualangan Kimia bersama rekannya, dan diikutsertakan dalam Lomba Kreativitas Mahasiswa di Jurusan. Alhamdulillah meraih posisi kedua.

 Di saat kuliah juga, beliau menulis proposal bersama teman-teman dan mereka berhasil mendapat dana hibah untuk asosiasi profesi dari Dikti hingga 40 juta. Di tahun 2009-2010 jumlah tersebut tentu sangat besar.

 Awal masuk dunia kerja, bisa dibilang saya cukup vakum menulis. Mengajar di boarding school dengan aktivitas yang padat membuat saya mengambil jeda sejenak dalam dunia kepenulisan.

Hingga akhirnya di awal masa pandemi, saya mengikuti kelas menulis bersama PGRI dan masuk di angkatan ke-7

beliau sangat bersyukur, karena berawal dari arahan untuk membuat resume, beliau kemudian kembali aktif menulis di blog. Bahkan berkesempatan menulis bersama Prof. Eko. Alhamdulillah menjadi 1 di antara 9 orang (angkatan pertama tantangan Prof. Eko) yang bukunya terbit di penerbit mayor.

Karena terbiasa menulis juga, alhamdulillahbeliau bisa menyelesaikan esai di seleksi Calon Pengajar Praktik Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 3 dan lulus. Alhamdulillah saat ini sedang bertugas lagi di Angkatan 6.

Menulis membarikan banyak manfaat.  Ada yang menulis karena hobi, kebutuhan, tuntutan profesi, dan lain sebagainya. Apa pun alasannya, aktivitas menulis memang tak bisa lepas dari kita sebagai makhluk yang berbahasa dan berbudaya.

 Kaitannya cerita beliau dengan writer's block, adalah 

Menulis adalah kata kerja yang hasilnya bisa sangat beragam. Oleh karena itu tak hanya novelis, cerpenis, jurnalis atau blogger, namun ada juga copywriter yg tulisannya mengajak orang untuk membeli produk, ada content writer yang bertugas membuat tulisan profesional di website, ada script writer penulis naskah film/sinetron, ada ghost writer, techincal writer, hingga UX writer, dll. Faktanya, penulis-penulis tersebut masih bisa terserang virus WB alias Writer's Block. Tak peduli tua atau muda, profesional atau belum, WB bisa menyerang siapa pun yang masuk dalam dunia kepenulisan. Oleh karena itu, penting bagi seorang penulis untuk mengenali WB dan cara mengatasinya. Karena ...WB ini bisa menjangkit dalam hitungan detik, menit, hari, minggu, bulan, bahkan tahunan. Tergantung seberapa cepat kita menyadari dan mengatasinya.

 Writer's Blok adalah kondisi dimana kita mengalami kebuntuan menulis. Tak lagi produktif atau berkurang kemampuan menulisnya. Hal ini bisa terjadi dengan disadari atau pun tidak. Istilah writer's block sebenarnya sudah ada sejak tahun 1940an. Diperkenalkan pertama kali oleh Edmund Bergler, seorang psikoanalis di Amerika. Berkaca dari pengalaman, WB ini bisa terjadi berulang. Me-reinfeksi kita sebagai penulis. Itulah mengapa saya katakan WB ini sebagai "virus" yang sesekali bisa aktif bila kondisinya memungkinkan. Ibarat penyakit, tentu akan lebih mudah disembuhkan bila kita mengetahui faktor penyebabnya. Begitu pula dengan WB. Agar bisa terhindar atau segera terlepas dari WB, maka kita perlu mengenali penyebabnya.

Berikut adalah beberapa hal yang dapat mengakibatkan WB:
 1). Mencoba metode/topik baru dalam menulis sebenarnya bisa menjadi penyebab sekaligus obat untuk WB.

Misal ketika jadi penyebab:

 Ada orang yang senang menulis cerpen atau puisi. Kemudian tiba-tiba harus menulis KTI yang tentu saja memiliki struktur dan metode penulisan yang berbeda. Bila tak lekas beradaptasi, bisa jadi kita malah terserang WB.

 Lalu bagaimana ini bisa menjadi salah satu obat WB? Jawabannya akan berkaitan dengan faktor penyebab WB yang kedua dan ketiga.

2). Stress. Dalam Kamus Psikologi, stres diartikan sebagai ketegangan, tekanan, tekanan batin, tegangan dan konflik. Pada akhirnya, jangankan menulis, kita bisa merasa jenuh dan suntuk. Terserang WB deh. Maka, mencoba hal baru dalam menulis bisa jadi alternatif solusi.

 3). Lelah fisik/mental akibat aktivitas harian yang padat juga dapat memicu stress

Mempelajari hal-hal baru yang berbeda dg sebelumnya pasti menyenangkan.
 Sebaiknya rehat sejenak dan melakukan hal yang disukai untuk refreshing.
 Membaca buku-buku ringan untuk cemilan otak juga bisa jadi solusi mengatasi WB. Biar bagaimanapun, WB bisa terjadi karena kita belum bisa mengekspresikan ide dalam bentuk kata.
 Dengan membaca, kita bisa menambah kosa kata. Pada akhirnya, jika diteruskan insya Allah bisa sekaligus mengatasi WB.

4). Terakhir yang bisa menyebabkan WB adalah terlalu perfeksionis.
Kembali ke kisah beliau saat menulis diary berbahasa Inggris yang sudah diceritakan di awal.
Jikabeliau membuka kembali diary berbahasa Inggris yang ditulis saat duduk di kelas 2 SMP, beliau akan tersenyum bahkan tertawa sendiri. Mengapa? Grammar nya saja banyak yang tidak sesuai, tapi beliau tetap PD menulis πŸ˜„ tak hanya satu, ada dua atau tiga diary.
Tapi, justru itulah salah satu kunci menghadapi WB
Bila saat itubeliauterlalu perfeksionis, terlalu memikirkan apakah tulisan  sudah sesuai kaidah atau belum, niscaya diary berbahasa Inggris itu tidak akan pernah rampung.
Kondisi menulis dimana kita tidak memikirkan salah eja, salah ketik, koherensi dsb ternyata dalam dunia psikologi dikenal dengan istilah free writing atau menulis bebas.
Yuk, dicoba menulis bebas untuk mengatasi salah satu penyebab WB-nya πŸ˜ŠπŸ‘πŸ»
 Bukankah tulisan yang buruk jauh lebih baik daripada tulisan yang tidak selesai?
 So, ayooo semangattt menulisss ... 🏻🏻

 Di akhir sesi bu Ditta  memberikan closing statement  ,Ada pepatah yang mengatakan:
"It doesn't matter how brilliant is your brain. If u do not speak up, it would be zero."
 Mari, tuangkan dan sampaikan ide ide kita, pemikiran pemikiran kita, perasaan perasaan kita agar menjadi lebih bermakna..

Sedikit tips dari moderator kita yang dikutip dari seorang penulis bernama Mark Twain:
"Rahasia untuk maju adalah memulai. Rahasia untuk memulai adalah memecah tugas-tugas rumit Anda yang luar biasa menjadi tugas-tugas kecil yang dapat dikelola, dan kemudian memulai dari yang pertama."

Terimakasih bu Rali, bu Ditta atas ilmunya, semoga Allah beri kesehatan yang prima, sukses dalam karir, selalu bahagia bersama keluarga tercinta, dan semoga saya mampu mengatasi WB, bisa PD dalam menulis, selalu semangat belajar, untuk meraih mimpi sebagai penulis hebat yang bermanfaat bagi orang banyak. Aamiin.




MENULIS BUKU MAYOR DALAM DUA MINGGU

Jumat 20 Januari 2023, 19.00 WIB   merupakan pertemuan ke 6,KBMN 28. Tema malam ini adalah MENULIS BUKU MAYOR DALAM DUA MINGGU akan dibahas tuntas bersama narasumber Prof Ekoji, dan dimoderatori oleh Bu Aam Nurhasanah, ibu yang telah meraih berbagai prestasi, sudah melahirkan  banyak karya,dan telah menjadi pemenang tantangan Prof. Ekoji. 

          Siapakah Prof Ekoji? Beliau adalah Prof. Richardus Eko Indrajit, seorang penulis besar yang bisa mengantarkan mimpi kita menuju penerbit mayor. 

 Yuks simak dulu profil beliau yah....

Prof. Dr. Ir. Richardus Eko Indrajit, M.Sc., M.B.A., M.Phil., M.A. (lahir 24 Januari 1969) atau Eko Indrajit adalah seorang tokoh pendidikan dan pakar teknologi informatika asal Indonesia yang kini menjabat Rektor Universitas Pradita.[1]

Prof. Dr. Ir. Richardus Eko Indrajit, M.Sc., M.B.A., M.Phil., M.A.
Photo 4 Richardus Eko Indrajit.jpg
Richardus Eko Indrajit
LahirRichardus Eko Indrajit
24 Januari 1969 (umur 54)
Jakarta,Indonesia
PekerjaanAkademisi, Pakar Teknologi Informasi
Suami/istriLisa A.Riyanto
AnakSatria Amadeus Indraputra, Tiara Audrey Reinaputri, Trisha Agatha Elenaputri, dan Theana Alexandra Mariaputri

Selain dikenal sebagai sosok penggerak riset informatika dan teknologi digital, Eko Indrajit adalah narasumber yang aktif di berbagai seminar, lokakarya, dan penulis buku serta jurnal yang telah dipublikasikan di dalam maupun luar negeri.[2] Kini, ia tercatat sebagai salah satu anggota Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia dan menjadi Ketua Smart Learning and Character Center (PSLCC) PGRI yang berperan melakukan pengembangan profesi guru dan pendidikan karakter berbasis teknologi dan informasi.[3]p

Prof Ekoji memulai materinya dengan sharing pengalaman menjadi penulis dari buku mayor, yaitu karya tulis yang diterbitkan oleh penerbit nasional. 

Hingga saat ini, beliau telah menulis kurang lebh 121 buku mayor semenjak selesai kuliah. 623 artikel, dalam bahasa Indonesia maupun Inggris. Masyaa Allah....keren ya

Prof. Ekoji  senang menulis semenjak Sekolah Dasar. Namun tulisan pertamanya baru diterbitkan majalah ketika saya duduk di bangku SMP.
Alasan  Prof Eko Indrajit senang menulis adalah karena ingin membagi ide, pemikiran, gagasan, dan cerita kepada orang lain.
 Lama-lama jadi ketagihan menulis.
Beliau merasa bahwa semakin beliau banyak membaca buku dan menonton televisi (dulu belum ada internet), semakin tinggi keinginan beliau untuk menulis.
Buku Mayor pertama yang terbit adalah di tahun 2000, yaitu dua tahun setelah krisis dan reformasi.
10 buku pertama beliau isinya adalah bunga rampai. Setiap buku terdiri dari 50 artikel. Setiap artikel berisi ringkasan SATU TOPIK yang sedang menjadi trend pada saat itu.
Beliau sendiri tidak menduga ketika begitu banyak oraang yeng membelinya. Sampai akhirnya jadi ketagihan menulis.
Hal lain yang membuat motivasi menulis lebih besar adalah karena banyaknya SMS (dulu belum ada WA) yang masuk ke nomor hp beliau mengucapkan terima kasih atas buku yang beliau buat. Tentu saja hal tersebut membesarkan hati dan beliau merasa hidupnya berguna untuk orang lain. Begitulah pentingnya menulis nomor handphone di setiap buku yang saya tulis.
Ketika tanggal 16 Maret 2020 semua guru dan siswa harus belajar dari rumah, beliau memutuskan untuk menjadi youtuber,
 Setiap hari beliau membuat satu youtube, yang isinya hal-hal berkaitan dengan PJJ (karena sedang menjadi pembicaraan nasional).
Beliau membuat youtube dengan judul aneh-aneh, seperti gamification, flipped classroom, collaborative learning, metaverse, IOT, big data, dan lain sebagainya.
Nah ketika Oom Jay mengajak beliau untuk mengajarkan guru-guru menulis beliau tergerak untuk bereksperimen.
 Setiap guru diminta untuk membuka youtube beliau dengan alamat EKOJI CHANNEL
Kemudian setipa guru beliau minta untuk menuliskan apapun yang beliau omongkan di youtube tersebut. Setelah itu beliau memberikan tambahan referensi untuk memperkaya konten.
Alhasil, dari 30 guru yang berniat bergabung, 19 buku diterbitkan.
Dan dari 19 buku tersebut, satu buku terpilih jadi Buku Terbaik Nasional versi Perpusnas untuk kategori PJJ.
Hingga saat ini kalau tak salahk sudah lebih dari 60 buku guru-guru hebat yang berhasil diterbitkan oleh Penerbit ANDI.
 Nah pada kesempatan ini,beliau mengajak guru-guru yang tertarik untuk menjadi penulis buku mayor yang diterbitkan untuk mendaftarkan diri.
Namun kali ini agak berbeda modelnya. Beliau akan kasih SEBUAH TEMA, kemudian dengan bimbingan beliau dan bu Aam, peserta mendalami tema tersebut sehingga menjadi buku.
Target beliau untuk angkatan ini adalah buku-buku sudah masuk ke penerbit. untuk dikurasi SEBELUM Idul Fitri. 
Bagi yang ingin menuliskan buku yang diterbitkaan mayor, kita harus mengikuti KEBUTUHAN PASAR. Kita menulis BUKAN UNTUK DIRI SENDIRI, tapi UNTUK ORANG LAIN.
 Contoh Judul
Classroom Design and Management
Community Based Learning
Computer-Based Assessment
Competency-Based Learning
Computer-Adaptive Assessment
The 21st Century Learning Skills
 Itu adalah judul2 yang banyak dibutuhkan sekolah-sekolah jaman sekarang

Menurut beliau tidak perlu berfikir panjang-panjang dulu. Mulai dari satu hal yang sederhana. 
Jangan menuliskan sesuatu yang kita tidak mengerti dan tidak ada sumber referensinya.
 Beliau memberikan tips agar bisa tampil PD dalam menulis berbagai genre,menurut beliau gampang. Peserta diminta mengikuti tantangan Prof Ekoji menulis buku mayor dalam dua minggu,daftar sekarang ke bu Aam. Ikuti yang beliau katakan. Nanti PD akan muncul dengan sendirinyaa. Tutur beliau, "Masak ndak pede anda jadi penulis pertama, dan saya menjadi penulis kedua? Peserta diminta bertanya ke bu Aam tentang pengalamannya sukses memenangkan tantangan beliau. 
 
Prof Ekoji lebih senang mengajak peserta untuk BERJALAN BERSAMA, bukan sekedar BERDISKUSI. Kebanyakan orang senangnya berdiskusi dan TAKUT EKSEKUSI. Kalau beliau terbalik, langsung EKSEKUSI di bawah bimbingan beliau, baru kita berdiskusi nanti kalau ada hambatan.

Carilah judul yang ANTI MAINSTREAM. Kalau yang BIASA-BIASA SAJA, biasanya penerbit mayor tidak tertarik menerbitkannya.
 
 Dalam menulis tidak ada aturan jumlah buku referensi yang digunakan. Referensi adalah bentuk penghormatan kita terhadap karya orang lain yang butir-butir kontennya kita pakai dalam buku kita.
Semakin banyak kita pakai pemikiran orang lain, semakin banyak referensi yang kita pergunakan.

Ini cara mencari judul dan tema yang menarik bagi penerbit mayor 
Yuuk, disimak dulu videonya sejenak tahapan  menulis buku mayor dalam dua minggu.
1.  Subcribe Youtube Ekoji dan tentukan satu konten video yang menarik.
2. Tuliskan dari konten video apa yang narasumber utarakan di dalam video dalam bentuk               tulisan.
3.  Strukturkan pembahasan tersebut dalam bentuk 5 W + 1 H: 
    a). apakah judulnya (What)
    b). mengapa judul tersebut penting (Why), 
    c). siapa yang membutuhkannya ( Who)
    d). di mana judul tersebut dapat diimplementasikan (Where)
    e). kapan menerapkannya (When)
    f). bagaimana mengimplementasikannya (How)
4. Dari hasil yang dibuat, perlihatkan drafnya kepada Prof Ekoji agar dapat beliau teliti dan             dikomentari.
5. Selanjutkan  peserta memperkaya pembahasan dengan menambahkan kontennya dari                 sumber-sumber lain.  

Sekarang ini tersedia banyak sumber referensi online.

Menurut Prof Eko Indrajit , Sudah banyak teori, konsep, dan pengalaman dari penulis lain yang disampaikan kepada kita semua. Sehingga beliau tidak ingin membebani dengan teori-teori baru. Beliau mengajak peserta KBMN 28 yang BERMIMPI karyanya terpajang di toko buku untuk BERGABUNG dalam batch JANUARI BERSERI yang nanti akan menjadi workshop mingguan membuat buku mayor.

 Tujuan workshop menulis adalah agar guru-guru BISA MENULIS BUKU bukan sekedar TAHU CARANYA NULIS BUKU.

Prof mengajak bagi yang INGIN BISA, untuk SEGERA DAFTAR. SAYA DAN BU AAM AKAN DAMPINGI SAMPAI BISA.....(Yess, semangat! Saya sebagai penulis pemula  Ingin banget bisa. Manfaatkan peluang. Bismillah Nekad daftar walau belum ada bekal🀭)
Workshop tanggal 25 Januari 2023, satu hari setelah Prof ulang tahun.
Prof mengakhiri paparannya dengan kalimat yang membakar semangat para peserta "Saya tunggu di kelas Januar Berseri ya.... love you all..... byeeeeeeeeee....... (Love you too Prof.....😊)
Demikian materi malam ke 6 yang dapat penulis rangkum. Terima kasih  Bu Aam yang telah memandu  kelas malam ke 6 ini , dan berbagi pengalamannya sukses mengikuti tantangan Prof Ekoji, dan terimakasih yang amat sangat banyak untukProf Ekoji atas ilmunya yang luar biasa. semoga Prof selalu sehat dan terus berkarya, berbagi Ilmu setulus hati, Allah catat sebagai ladang amal, sukses dan bahagia selalu bersama keluarga tercinta.  Aamin.  
Semoga tulisan ini bermanfaat, Salam sehat, salam Literasi, Tinggalkan jejakmu dalam tulisan, Menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi (Om DrJay) Semangat PagiπŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺ


MENULIS ITU MUDAH

 Jumat 27 Januari 2023, 19.00 WIB merupakan pertemuan ke 9 gelombang 28 KBMN PGRI. Malam ini kita dibersamai oleh narasumber yang juga seorang Kyai..
Beliau adalah Prof. Ngainun Naim yang juga seorang dosen di Perguruan Tinggi Negeri , IAIN Tulungagung
Menulis itu Mudah merupakan tema yang akan beliau bagikan dengan berbagai tips dan triknya di malam ini.
Itulah tulisan pembuka moderator cantik dan energik malam ini  asal Banjarnegara Jawa Tengah yang sudah memiliki banyak karya sebagai penulis hebat, Ibu Lely Suryani, S. Pd. SD.



Kubaca di WAG KBMN 28 tulisan narasumber  Prof. NGAINUN NAIM....WRITING IS EASY?
Yakin nih? Sebagai penulis pemula tentunya ini materi yang sangat menarik. Simak yuuuk.....

 Prof. Ngainun Naim mengatakan tidak akan menjelaskan bahwa menulis itu mudah atau sulit. Beliau hanya ingin mengajak peserta bisa menulis. Caranya satu: dengan MENULIS.
Apa yang mau ditulis?
 Beliau punya satu tulisan sederhana. Tulisan beberapa tahun lalu. https://ngainun-naim.blogspot.com/2016/06/suatu-sore-di-bulan-ramadhan.html
Tulisan ini hanya beberapa paragraf. Berkisah tentang suasana ramadhan di ALun-Alun Trenggalek tempatbeliau tinggal.

Ini contoh lagi tentang kisah pertemuan beliau dengan seorang sahabat yang sebelumnya hanya beliau kenal di WA.
 
Intinya beliau ingin menyampaikan salah satu kunci menulis yang mudah:
 (1) Menulislah hal-hal sederhana yang kita alami.
 Tulisan ini hanya beberapa paragraf. Berkisah tentang suasana ramadhan di ALun-Alun Trenggalek tempat beliau tinggal.
Jadi pengalaman hidup sehari-hari itu sumber tulisan yang subur.
Kita akan mudah menuliskannya karena kita menceritakan apa yang kita alami.
Tinggal kita memilih aspek apa yang mau kita ceritakan.
Tidak usah bingung2 mencari ide yang lain .
Jadi ya apa yang kita alami sehari-hari. Tulis saja. Jangan takut salah atau jelek.
Takutlah jika tidak menulis. Jika kunci (1) dijalankan, menulis akan mudah.

 Kunci ke (2): Jangan menulis sambil dibaca lalu diedit.
         Itu menjadi hambatan psikologis dalam menuangkan pikiran.
         Nulis itu ya nulis. Keluarkan saja apa yang ada dalam pikiran secara bebas.
        Terus saja menulis. Nah, selesai menulis atau karena sudah habis yang mau ditulis, tinggalkan dulu.
         Simpan di komputer. Jangan dibaca dulu. Cari suasana psikologis yang berbeda. 
         Istilahnya ENDAPKAN DULU.
         Saat berbeda, misalnya nulisnya pagi, maka saat sore baru dibaca. Cermati kalimat demi kalimat.
         Tambahkan ide yang ada jika memang perlu ditambah. Jika ada typo, perbaiki.
         Sebelum mengunggah ke blog atau Kompasiana, saya selalu membaca ulang tulisan saya.
         Bisa sekali atau dua kali. Uhtuk meminimalkan hal yang tidak sesuai dengan keinginan.
         Kenapa? Karena tulisan kita adalah jejak kita.
 

Ke (3) menulis tentang perjalanan.
 Ini juga jenis tulisan yang mudah dibuat.
Kita semua sangat sering melakukan perjalanan.
 Beliau sendiri baru sampai di rumah jam 18.20 setelah dari Jakarta tadi siang.
 Nah, apa-apa yang kita lakukan di perjalanan bisa kita tulis.
Jika kita rekreasi, tulis saja hal-hal yang kita alami.
 Itu mudah karena kita menjalaninya.
 Ini contoh catatan saya ke Kupang sebelum pandemi.

Ke (4) MENULIS SECARA NGEMIL. Sedikit demi sedikit.
(Seperti ngemil kacang bawang he he)
Beliau nyaris setiap hari menulis beberapa jenis tulisan.Tidak banyak.
 Untuk blog atau Kompasiana, saya menarget 3-5 paragraf.
Untuk artikel jurnal, saya menarget 1 paragraf.
Itu target minimal. Itu yang beliau perjuangkan.
 Pagi beliau menulis artikel jurnal 1 paragraf.
 Sampai di kantor beliau menulis untuk blog. Paling 1-2 paragraf.

4 hal itu mudah untuk dipraktikkan.

 Contoh penulisan jurnal:
Silahkan dikunjungi.
 Ini Google Scholar beliau. Di sini ada sekian ratus artikel jurnal beliau.

Cara untuk mengatasi hal-hal seperti kesulitan memulai menulis pada alinea awal. Sudah ada gagasan dalam kepala tetapi tidak tahu bagaimana menulisnya. Hal ini terjadi di awal-awal sebelum menulis pargaraf pertama dalam tulisan.
Kesulitan itu biasanya karena persoalan psikologis. Takut jelek, takut salah, dan seterusnya. Itu harus dilawan. Caranya pokoknya ya ditulis. Bisa dilihat dari blog beliau. Beliau selalu mengawali tulisan dengan prolog sederhana. Ini sebagai pintu masuk untuk paragraf demi paragraf berikutnya. Kata salah seorang penulis: cara melawan kesulitan adalah dengan melakukan.

 Agar menulis itu benar-benar mudah adalah langkah awalnya itu dipaksa. Ya, tidak ada yang benar-benar mudah dalam hidup ini. Semua butuh proses, awalnya dipaksa, lama-lama menjadi biasa dan akhirnya menjadi benar-benar mudah.
 Jadi jika menulis ingin benar-benar mudah, paksalah untuk menulis setiap hari.
Jika mampu menulis setiap hari selama tiga bulan, buktikan nanti akan ketagihan.

Lawan terbesar penulis adalah diri sendiri. Itu butuh perjuangan.  Pokoknya  menulis saja. Kualitas itu akan meningkat seiring dengan banyaknya karya yang kita hasilkan. Tentu juga harus belajar tanpa henti. Beliau sampai sekarang masih terus belajar, mencari informasi, menonton YouTube, membaca, dan terus menulis. Jadi teruslah menulis. Bagaimana kualitas bisa meningkat jika berhenti menulis?

Cara mengatasi agar nulis dengan cara nyicil, tidak kehilangan orientasi, adalah dengan membiasakan membuat TEMPLATE atau semacam ancangan (kerangka) sederhana saat membiasakan menulis secara nyicil. 
Contoh kita akan  menulis tentang: EMPAT HAL YANG MUDAH DITULIS.
 Paragraf satu: buat panduan: Menulis Itu mudah apa sulit?
Paragraf 2: Menulis yang dialami.
 Paragraf 3: Menulis Perjalanan
 Dan seterusnya.
Jadi setiap paragraf sudah ada kata kuncinya biar tidak liar ke mana-mana.
 Itu memudahkan kita dalam mengeksekusi ide saat memilih metode NYICIL

Cara memunculkan ide supaya bisa menulis dengan sudut pandang yang berbeda,  punya kesan lebih bermakna adalah denga banyak membaca. Banyak berlatih. Terus menulis. 

Tips untuk penulis pemula agar bisa rilek menulis, mudah konsentrasi, ide mengalir walau dalam kesibukan,adalah: 
Menikmati semua yang kita kerjakan. Kesibukan itu bukan hambatan menulis. Kuncinya komitmen yang dijalankan dengan riang gembira. Konsentrasi itu soal latihan. 
Jadi fokuslah dan teruslah berlatih.

 Menulis karya ilmiah, ketika mengutip karya orang lain dan cara mensiasati buku rujukan harus yang terbaru, sedangkan buku cetak terbitan lama
1) . Ketika kita memang merujuk ke pikiran orang lain di sebuah buku. 
2).Sekarang ini tersedia banyak sumber referensi online.
 Situs di atas banyak buku dan artikel yang bisa kita download gratis. Itu mengatasi buku cetak lama

Demikian resume yang bisa penulis buat untuk materi malam ini, semoga bermanfaat, Allah mudahkan kita sebagai penulis pemula untuk tetap eksis menulis. 
Terimakasih bu Lely yang telah memandu pertemuan malam ini, terimakasih Prof. Ngainun Naim yang telah membagikan ilmunya, semoga Allah catat menjadi amal jariyah, Allah berikan kita umur panjang yang selalu bermanfaat bagi orang banyak. Aamiin yaa Robb. jazakunallahu khairan. Baarakallahu fiikum




KIAT MENULIS CERITA FIKSI

    

Senin 30 Januari 2023, 19.00 WIB, alhamdulillah memasuki sepertiga perjalanan ( bukan sepertiga malam terakhir hehehe) tentunya semakin banyak ilmu yang kudapat di kelas belajar menulis nusantara /KBMN, Gelombang 28 di bawah asuhan Dr. Omjay. 
Mr Bams selaku moderator akan memandu kelas menulis malam ini bersama narasumber pakar   cerita fiksi, beliau adalah  Bapak Sudomo, S.Pt yang biasa disapa Mazmo, lahir di Sukoharjo Jawa Tengah, sekarang beliau guru IPA di SMP Negeri 3 Lingsar, Ketua Komunitas Guru Penggerak Lombok Barat.  
Mau kenal lebih dekat?  Yuuk....intip profile narasumber malam ini di siniπŸ‘‰, https://s.id/ProfilSudomoSPt
Bersama Mazmo kita akan mempelajari KIAT MENULIS CERITA FIKS
Mazmo yang akan berbagi dengan menggunakan alur MERDEKA, yaitu Mulai dari Diri, Eksplorasi Konsep, Ruang Kolaborasi, Demonstrasi Kontekstual, Elaborasi Pemahaman, dan Aksi Nyata.

 1). Mulai dari Diri. Pada alur ini, Mazmo langsung meminta peserta  mengirimkan cerita singkat terkait pengalaman. Bisa pengalaman mengalami kendala memulai menulis cerita fiksi. Bisa juga tantangan yang dihadapi saat menulis cerita fiksi. Bisa juga mungkin pengalaman telah menerbitkan buku fiksi. Tulis pengalaman terkait menulis fiksi. Jika memang belum pernah menulis fiksi, tidak apa-apa juga dituliskan belum pernah. Kulihat tulisan di WAG banyak peserta yang menuliskan pengalamannya. 

2).  Eksplorasi Konsep. Pada alur ini, Mazmo mempersilakan peserta untuk mempelajari secara mandiri materi yang telah disiapkan dalam bentuk cerita pendek melalui tautan ini https://s.id/MateriSudomo
Garis besar materi dari cerpen tersebut adalah alasan mengapa harus menulis cerita fiksi, syarat bisa menulis cerita fiksi, bentuk-bentuk cerita fiksi, unsur-unsur pembangun cerita fiksi, dan tips menulis cerita fiksi.
Di sini Mazmo membagikan beberapa poin penting materi kita malam ini, terutama untuk hal-hal yang mungkin baru bagi para peserta, antara lain:
    a). fiksimini, yaitu fiksi singkat yang hanya terdiri dari beberapa kata saja. Berikut adalah contoh                     fiksimini yang terkenal For sale: baby shoes, never worn Ernest Hemingway. 
        Jika diperhatikan, secuil kalimat itu memiliki maknanya luas dan dalam.
    b). flash fiction, yaitu cerita kilat dengan kekhususan jumlah kata. Biasanya mengandung plot twist.
    c). Premis adalah ringkasan cerita dalam satu kalimat.
         Contoh premis: Seorang anak yang berjuang melawan penyihir jahat demi kedamaian dunia.
         Itu adalah premis dari novel Harry Potter. 
        Kekuatan premis adalah mampu menggambarkan novel yang tebal hanya dalam satu kalimat saja.                Premis mengandung unsur, yaitu tokoh, tantangan, tujuan tokoh, dan resolusi.
        Premis adalah garis besar cerita yang akan ditulis.

 3). Ruang Kolaborasi. Pada alur ini Mazmo memberikan beberapa kalimat, peserta dipersilakan melanjutkan sendiri menjadi satu paragraf nanti di dalam resume.
Berikut ini adalah kalimatnya :
    "Perlahan suara-suara itu menghilang. Dalam gulita aku menggigil sendirian. Mendadak bulu kudukku             meremang. Terdengar suara di kejauhan. Semakin lama kian mendekat..."

 4). Demonstrasi Kontekstual. Pada alur ini Mazmo meminta peserta menuliskan 5 tema yang paling             sukai dan kuasai.Peserta menuliskannya di notes HP atau docs atau di mana saja.
 
 5). Elaborasi Pemahaman. Pada alur ini Mazmo mengajak peserta melakukan tanya jawab terkait materi terutama menyangkut hal-hal yang ingin diperdalam lagi. 

6). Koneksi Antar Materi. Pada alur ini Mazmo mempersilakan peserta menuliskan kesimpulan materi yang telah dipelajari malam ini.

7). Aksi Nyata. Pada alur ini, adalah penerapan dalam bentuk tulisan yaitu membuat resume.

 Cerita fiksi adalah cerita yang didominasi oleh daya imajinasi pengarang. 
 Latihan khusus agar daya imajinasi penulis benar-benar bisa bekerja optimal dalam menyusun sebuah karya fiksi adalah dengan terus konsisten menulis. Konsistensi ini akan membuat seorang penulis terbiasa nyaman menulis dalam kondisi apa pun.
Tips menulis cerita fiksi, yaitu menumbuhkan niat, menentukan ide dan genre yang disukai dan kuasai, membaca karya fiksi orang lain, membuat kerangka, dan mulailah menulis kemudian menyelesaikannya.
Pentingnya membuat outline/kerangka karangan dengan tujuan agar tulisan tetap berada di jalurnya. Istilahnya sebagai pengingat bagi kita ketika akan melanggar jalur.

Cara membuat outline:
- Kerangka disusun berdasarkan unsur-unsur pembangun cerita fiksi
- Menentukan tema agar pembaca mengerti lingkup cerita fiksi kita
- Membuat premis sesuai tema
- Menentukan uraian alur/plot berdasarkan unsur-unsurnya
- Menentukan penokohan kuat berdasarkan jenis dan teknik penggambaran watak tokoh dengan baik
- Menentukan latar/setting dengan menunjukkan sisi eksotis dan detail
- Memilih sudut pandang penceritaan yang unik
              
Kiat mudah membangun alur atau plot cerita fiksi
1. Tentukan  jenis alur/plot yang ingin digunakan;
2. Memahami unsur-unsur alur/plot yang meliputi Pengenalan cerita, Awal konflik, Menuju konflik, Konflik memuncak/klimaks, Penyelesaian/ending.

Agar menjadi cerita fiksi, cerita tentang ayah dan ibu bisa ditambahi bumbu penyedap. Jadi kisah nyata menjadi dasar menulis saja. Selanjutnya dikembangkan agar lebih menarik lagi.
Contoh alur/plot sederhana
Apakah sebuah kisah nyata boleh difiksikan dan bagaimana prosesnya?
 Prosesnya sama seperti menulis fiksi pada umumnya. Kisah nyata hanya dijadikan sebagai ide dasar saja. Pengembangan dilakukan dengan menambah bumbu misalnya konflik, tantangan tokoh, dll.

Di dalam membuat cerita fiksi akan selalu ada dialog. Kiat sukses membuat dialog yang menarik,  adalah buatlah dialog yang 'hidup'. 
Ciri-ciri dialog yang hidup itu tidak kaku, sesuai setting tempat cerita, dan ada aktivitas tokoh menyertai dialog.
Sdikit yang saya bisa rangkum dari tautan ini  https://s.id/MateriSudomo
Beberapa Alasan Harus Menulis Fiksi:
1. Dengan menulis fiksi, akan memudahkan guru dalam membuat soal AKM (Asesmen Kompetensi        Minimal). Aspek literasi teks fiksi sebagai latihan.
2. Sebagai upaya menyembuhkan  dan menyembunyikan diri.
3. Sebagai jalan mengeksplorasi dan menemukan passion dalam menulis.

Syarat agar bisa menulis Fiksi
1. Komitmen dan niat kuat untuk menulis, erat kaitannya dengan upaya mempelajari dan                         menyelesaikan tulisan yang sudah dimulai, baik melalui postingan maupun kompetisi
2. Kemauan dan kemampuan melakukan riset. 
    Contoh: Jika melakukan riset melalui literatur atau lapangan, kita akan bisa menulis tempat dengan        detail.
3. Membaca karya fiksi orang lain untuk memperoleh gambaran tentang teknik penulisan, gaya              bahasa,     dan menambah kosa kata. 
4. Menguasai PUEBI dan KBBI, menjaga konsistensi menulis, dan memahami dasar-dasar               menulis fiksi.

Unsur-unsur yang harus dicermati saat membuat cerita fiksi adalah :
1). Tema yang merupakan ide pokok cerita.   Kiat menemukan tema adalah yang paling         dekat dengan kita. Bisa keluarga atau                 sekolah. 
Pilih tema yang disukai dan dikuasai, agar          mudah dalam menyelesaikan cerita. 

2). Premis adalah ringkasan cerita dalam satu kalimat. Unsur-unsurnya terdiri dari karakter, tujuan tokoh, halangan/rintangan, dan resolusi. 
Contoh: seorang penyihir muda berjuang melawan penyihir jahat yang akan menguasai dunia. Contoh tersebut adalah premis dari novel Harry Potter. 

3). Alur/plot , merupakan struktur rangkaian kejadian dalam cerita. 
Terdiri dari pengenalan cerita, awal konflik, menuju konflik, konflik/klimaks, dan ending. 

4). Penokohan , merupakan penjelasan selangkah demi selangkah detail karakter dalam cerita. 
Bisa digambarkan secara langsung fisik dan perilaku tokoh, lingkungan, tata bahasa tokoh, dan gambaran oleh tokoh lain. 

5. Latar/setting, merupakan gambaran waktu, tempat dan suasana. 

6. Sudut pandang,merupakan cara penulis menempatkan diri. 
Penempatan sudut pandang dalam menulis cerita fiksi harus konsisten. 

Materi lebih lengkap bisa kita tonton di channel Youtube Mazmo di https://youtu.be/dXX9RWxT_u8

Demikian resume materi malam ini semoga bermanfaat. Terutama saya sebagai penulis pemula segera mampu mengaplikasikan ilmu dari Mazmo. Aamii.
 Terimakasih Mr. Bams yang telah memandu kelas malam ini dan terimakasih Mazmo atas ilmunya yang luar biasa, semoga Allah catat sebagai amal jariyah. Baarakallahu fiikum. Aamiin

MAULID NABI BERSAMA USTADZAH HALIMAH ALAYDRUS

Ahad, 01 Oktober 2023 masjid Al I'tishom Pemkot Tangerang Selatan mengadakan perayaan Maulid Nabi bersama ustadzah kondang Halimah Alayd...