Jum'at 03 Februari 2023, 19.00 WIB alhamdulillah Kelas BM 28 sampai di pertemuan ke 12. Bunda Ewi memberi salam kepada peserta dengan berpantun,
Bunga sekuntum mekar berseri,
Disunting gadis dari Betawi,
Assalamu'alaikum pegiat literasi,
Salam jumpa dengan Bu Ewi
Coba kubalas ya...
Kultum malam penuh maknawi,
Obat gundah di hatimu,
Wa'alikumsalam Bunda Ewi,
Kami siap menadah ilmu.
Bersama narasumber hebat Bapak Susanto, S. Pd. alumni KBMN 15 dan ditemani moderator Bunda Helwiyah, S. Pd. M.M. atau akrab dipanggil bunda Ewi, alumni KBMN angkatan 20. akan mengangkat tema Proofreading Sebelum Menerbitkan Buku.
Profil narasumberi: Nama lengkap Susanto, nama komunitas Pak D, lahir di Gombong 29 Juni 1971. Beliau seorang guru SDN Mardiharjo, Purwodadi, Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan sejak tahun 2017. Sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala SDN 2 Selangit (2008-2012), dan beberapa SD lainnya.
Pendidikan beliau di S1 Pendidikan Bahasa Indonesia di STKIP PGRI Lubuklinggau (2006) dan S1 PGSD di UT UPBJJ Palembang (2017). Beliau memiliki media sosial;
a. FaceBook : https://www.facebook.com/Susantomusirawas/
b. Twitter: antok_eni
c. Instagram: susanto_eni
Sebelum kelas dimulai, moderator mengirimkan salah satu tulisan di blog Pak D.....tulisan yang renyah namun sarat makna...., melakukan proofreading, bagaimana membuat tulisan yang enak dibaca, kalimat yang efektif .https://blogsusanto.com/kalimatmu-kepanjangan/ Di sini kita diajak melakukan proofreading dari kalimat yang kepanjangan. Padahal kalimat tersebut bisa dipecah menjadi dua atau tiga kalimat pendek dengan membubuhkan tanda baca titik koma dan huruf kapital, sehingga pembaca menyerap informasi dalam tulisan kita dengan jelas.
Ini buku resume yang Pak D terbitkan untuk "mendapat" sertifikat pelatihan. Keren ya....๐dalam 20 hari jadi buku solo.
Kemudian narasumber memberikan contoh resume dari alumni KBMN 27 sembari menulis di WAG," Jika ingin mengetahui apa, mengapa, bagaimana proofreading, saya mengambil satu di antara resume yang saya dokumentasikan.
Ini linknya ๐ sebagai rujukan kami para penulis pemula.
Pengertian Proofreading
Proofreading adalah proses peninjauan kembali /membaca ulang sebuah teks dilihat dari aspek kebahasaan dan penulisannya.
Tujuannya adalah untuk mengecek kembali bahwa teks atau esai yang akan diserahkan atau dipublikasikan sudah bebas dari kesalahan pengetikan (typo), kesalahan ejaan, kesalahan grammar, atau kesalahan-kesalahan mendasar lainnya, sehingga tidak mengganggu kenyamanan pembaca.
Proofreading tidak hanya menyoroti tanda baca atau ejaan, tetapi juga logika dari sebuah tulisan, apakah sudah masuk akal atau belum.
Proofreading dilakukan setelah proses menulis selesai. Bukan ketika sedang proses menulis baru beberapa paragraf.
Langkah-Langkah Proofreading
- Merevisi draf awal teks; membuat perubahan signifikan pada konten dan memindahkan, menambahkan atau menghapus seluruh bagian.
- Merevisi penggunaan bahasa: kata, frasa dan kalimat serta susunan paragraf untuk meningkatkan aliran teks.
- Memoles kalimat untuk memastikan tata bahasa yang benar, sintaks yang jelas, dan konsistensi gaya. Memperbaiki kalimat -kalimat yang ambigu.
- Mengecek ejaan. Ejaan harus merujuk ke KBBI dan PUEBI, tetapi ada beberapa kata yang mencerminkan gaya penerbit. Pemenggalan kata yang merujuk ke KBBI. Konsistensi nama dan ketentuannya. Perhatikan judul bab dan penomorannya.
Hal di atas berlaku untuk semua naskah, termasuk tulisan di BLOG. Hindari kesalahan yang tidak perlu seperti typo atau kesalahan penulisan kata dan penyingkatan kata, agar pembaca nyaman. Kesalahan lain misalnya, memberi spasi/jarak kata dan tanda koma, tand titik, tanda seru atau tanda tanya. Tanda-tanda baca tersebut tidak boleh diketik terpisah dari kata yang mengikutinya.
Setelah tulisan jadi, langkah selanjutnya adlah melakukan swasunting atau self editing.
- Drafting; tulis draf pertama. Ubah ide menjadikalimat dan hubungkan.
- Proofreading; periksa konten, tata bahasa dan kosa kata.
- Redrafting; tulis ulang teks dengan membuat perubahanyang diperlukan (draf ulang jika perlu).
Alat yang digunakan untuk membantu kita melakukan proofreading, tentu saja KBBI dan PUEBI yang sejak 16 Agustus 2022 diganti dengan EYD
Ketetapan itu merujuk pada Keputusan Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbudristek Nomor 0424/I/BS.00.01/2022 tentang Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan.
Ada beberapa perubahan misalnya:
Perubahan kaidah, yaitu pengkhususan penulisan bentuk terikat maha- untuk kata yang berkaitan dengan Tuhan.
Pada ejaan sebelumnya, aturan penulisan kata terikat maha- ada yang dipisah dan digabung sesuai syarat dan ketentuannya.
Sementara pada EYD edisi V, aturan penulisan kata terikat maha- dengan kata dasar atau kata berimbuhan yang mengacu pada nama atau sifat Tuhan, semua ditulis terpisah dengan huruf awal kapital sebagai pengkhususan.
Contohnya: Yang Maha Esa, Yang Maha Pengasih, Tuhan Yang Maha Pengampun.
Aturan penggunaan tanda baca, sepertinya tidak ada perubahan
sialakn menuju laman: https://ejaan.kemdikbud.go.id/ berdampingan dengan KBBI untuk melakukan proofreading tulisan kita.
Contoh salah satu aplikasi atau editing tools itu adalah Google Docs. Ini sumbernya,
JANGAN SEKALI-KALI MELAKUKAN PROOFREADING KETIKA TUILISAN BELUM SELESAI ATAU BELUM JADI HINGGA PARAGRAF TERAKHIR.
Hebatnya penulis-penulis dahulu melakukan proofreading. Naskah proklamasi juga ada coretannya, tanda dilakukan uji baca atau yang disebut dengan proofreading.
Bagi kita yang mempuyai keterbatasan dalam hal sarana prasarana untuk aplikasi, lakukan proofreading secara manual saja, diprint (dicetak) lalu dibaca ulang, tandai dengan tinta berwarna, misalnya merah atau biru
Closing statement narasumber malam ini:
Berbaris-baris dahulu,
Memanjat dinding kemudian,
Nulis-nulis saja dahulu,
Lakukan proofreading belakangan.
Terima kasih Bunda Ewi....Terima kasih pak D Susanto atas waktu, Ilmu dan pencerahannnya...
Semoga Pak D Susanto selalu sehat,semangat dan terus berkarya sehingga dapat berbagi mengalirkan ilmu sehingga berkah,aamiin.
Tangerang Selatan, 03 Februari 2023
Toyibah Sobari


.jpeg)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar