Menghadapi era digirtalisasi, guru dituntut mampu mengikuti perkembangan teknologi dan tren terbaru dalam pembelajaran digital. Hal ini termasuk penguasaan berbagai aplikasi dan alat yang digunakan untuk membuat buku cerita digital, merancang ilustrasi, dan menyusun plot cerita yang menarik. Oleh karena itu guru juga harus memiliki kemampuan literasi yang baik untuk menghasilkan buku cerita digital yang berkualitas. Bagaimana caranya???
Yuuk, simak di sini saja, di Kelas Belajar Nusantara bersama ahlinya dari Tim Solid OmJay/TSO.
Bismillah...Kelas BM28 malam ini dilakukan secara daring melalui zoom meeting yang dimoderatori oleh Ustadz Damar dengan mengusung tema tentang Menulis Buku Cerita Digital bersama narasumber yang multitalent, guru penggerak angkatan 6, guru pembelajar, saat ini sedang menempuh pendidikan S2 di UNINDRA PGRI Jakarta. Banyak keahlian yang dikuasainya, jago IT, Master Quizizz, dan pastinya berbagai prestasi telah diraihnya. Narasumber juga merupakan salah satu alumni KBMN gelombang 23. Saat ini narasumber mengajar di SDN Muncul 03 Kota Tangerang Selatan. Beliau adalah Ibu Nur Dwi Yanti, S. Pd. , biasa disapa Bu Yanti atau NDY.
Sebagai Master Quizizz beliau memulai materinya dengan mengajak peserta untuk join ke Quizizz, di sini materinya👇
Pengertian Buku Digital
Buku digital adalah salah satu jenis buku/bacaan yang hadir dalam bentuk softcopy atau elektronik yang kemudian bisa dibaca menggunakan perangkat digital baik itu smartphone maupun komputer.
Contoh sederhana yang biasa kita temui adalah PDF yang berisi materi-materi atau umumnya biasa disebut E-book.
Fungsi Buku Digital
- Sebagai salah satu alternatif media belajar.
- Sebagai media berbagi informasi.
Tujuan Buku Digital
- Memberi kesempatan bagi pembuat konten untuk berbagi informasi dengan mudah, dengan cara yang menarik dan interaktif.
- Melindungi informasi yang disampaikan.
- Mempermudah proses memahami materi ajar.
Efisiensi Buku Digital
- Lebih praktis karena cukup disimpan di HP atau laptop.
- Dari segi fisik lebih efisien,karena bentuknya soft file, tidak dicetak di kertas.
- Dapat diakses di mana saja.
- File e-book tersimpan dalam memory.
- Ramah lingkungan karena tidak perlu dicetak
- Kostumisasi karena size huruf bisa dibesar kecilkan sesuai keinginan, tetapi ada sisi negatifnya adalah jika menggunakan terlalu lama bisa terkena radiasi terhadap mata, maka gunakan dengan bijak.
- Lebih murah diakses bahkan gratis
Jenis-Jenis Format Buku Digital
Aplikasi dan Buku Digital Berbasis Web
Atau mendowload melalui playstore:
- Amazon Kindle
- Google Pla Books
- IPUsnas
- Wattpad
- Libb By Overdrive
Aplikasi Peformatan Buku Digital
- https://sigil-ebook.com/
- https://www.scribus.net/downloads/
- Photoshop
- Libre Office atau MS Office
- Audacity/format factory
- Avidemux/formst factory
- Canva, Powtoon
Narasumber memberi contoh cara membuat cerita gambar dengan canva. Itu sangat mudah karena formatnya sudah ada, tinggal mengisi konten dengan kreativitas kita.
Langkah-Langkah Menulis Buku Digital
1. Persiapan
- Membaca banyak tulisan, artikel, atau buku
- Memahami dan menggunakan rumus 5W + 1 H agar tulisan terstruktur dan mudah dipahami oleh pembaca
2. Mencari Topik
Upayakan memilih topik yang "happening" atau "Update" dengan cara:
- Membaca berita aktual dari portal berita online/offline.
- Membaca situasi faktual yang terjadi di sekitar kita.
- Ngobrol dengan teman.
- Konsultasi dengan penerbit.
- Dengan bantuan "Google Trend"
3. Kebiasaan Mencatat
Setelah mendapat topik, mulailah menulis.
4. Menulis Buku
Naskah yang perlu disiapkan sebelum diterbitkan dalam bentuk buku yaitu:
- Halaman judul
- Kata Pengantar
- Daftar Isi
- Materi Lengkap, termasuk gambar jika ada
- Tentang Penulis
- Daftar Pustaka
Demikian resume yang bisa penulis bagikan, semoga bermanfaat bagi semua pegiat literasi.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar